Planner Blog

Jaya saat muda dan sudah tua :)

Mari berimajinasi, seandainya teknologi time travelling seperti di film Looper sudah ditemukan serta versi masa depan datang mengunjungi Anda dan saya, apa yang akan kita lakukan? Menyalami kita dan berterima kasih karena sudah jadi anak baik-baik? Atau menyatakan penyesalan karena dulunya suka foya-foya?

Anda berusia antara 20-30 tahun dan sudah punya penghasilan sendiri? Biasanya uang yang Anda punya dipakai untuk apa? Belanja baju? ngopi-ngopi cantik? nyalon? traktir pacar? diberikan kepada orangtua? Bayar kost? Apakah Anda sudah mulai menabung untuk masa pensiun?

Saat membaca pertanyaan terakhir, mungkin ini reaksi Anda, “Haaah? Pensiun? Masih jauh! Nikmati hidup dulu sajalah…”

Salah banget lho kalau Anda berpikir kita yang muda ini belum waktunya memikirkan pensiun. Justru, semakin dini mempersiapkan masa pensiun meringankan beban keuangan kita.

Saya menghitung kebutuhan dana pensiun untuk pertama kalinya setahun lalu, saat berumur 22 tahun. Saya berencana pensiun di usia 55 tahun, jadi ada waktu 33 tahun untuk mengumpulkan dana pensiun. Dengan mengasumsikan gaya hidup dan pengeluaran nanti akan setara dengan yang saya jalani sekarang, muncul sekumpulan angka yang harus dicapai dengan investasi bulanan.

Coba tebak berapa uang yang harus saya sisihkan untuk investasi dana pensiun di reksadana saham?

Investasi pensiun bulanan saya kira-kira sama dengan tiga kali ngopi-ngopi cantik di kedai kopi ternama, atau cicilan kredit gadget per bulan,  atau beli 1 potong kemeja di ITC, atau beli 1-2 novel favorit. Kalau kamu bisa beli novel tiap bulan, masa sih nggak bisa nabung untuk dana pensiun :)

Semakin cepat Anda memulai semakin kecil pula “cicilan” investasi untuk mencapai dana pensiun karena jangka waktunya yang masih panjang. Jika mulai mengumpulkan dana pensiun di usia 35 tahun misalnya, mungkin Anda harus menyisihkan sekian juta rupiah untuk dana pensiun.

Coba bayangkan mulai sekarang, masa tua seperti apa yang Anda idam-idamkan? Ga mau kan hanya duduk-duduk di teras menunggu kiriman dari anak cucu? Anak cucu kan juga lagi struggling untuk hidup mereka sendiri, mau Anda tambahkan bebannya?  Mau jalan-jalan keliling dunia, punya usaha sendiri, atau setidaknya tetap bisa mempertahankan gaya hidup seperti waktu masih muda dulu? Bisa! asalkan direncanakan mulai sekarang dan persiapkan dananya.

Okay, mungkin sekarang Anda hampir selesai membaca artikel ini kemudian berpikir, “nanti sajalah”, “gampang deh”, atau “percuma, sebentar lagi kiamat”.

But back on your life, you will regret the things you did not do more than the ones you did.

Boleh banget buat kita yang muda dan bisa cari uang sendiri untuk menikmati hidup, apalagi yang masih single. Kapan lagi, iya kan?

Mempersiapkan hari tua gak bikin kita harus puasa senang-senang kok! Justru bikin hati lebih tenang karena senangnya bukan hanya saat masih muda saja.

The older version of us in the future would really appreciate it :)

Gebby Ayala | CRO | @ayalagebby

TOPICS


Satu tanggapan untuk “Jaya saat muda dan sudah tua :)”

  1. […] *artikel terkait dapat dibaca di sini […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Daftarkan email Anda untuk update terbaru dari QM!

Contact Us

Grand Wijaya Centre Blok A no.3-4
Jl. Wijaya II, Pulo-Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Anda juga dapat menghubungi kami melalui:
WhatsApp/SMS/Call: 08111500688
Email: info@qmfinancial.com

atau silakan isi form kontak berikut:

    Berkarir bersama QM

    QM Financial memiliki mimpi mewujudkan masyarakat yang memiliki literasi keuangan agar berdaya secara finansial. Anda dapat mengirimkan CV dan menceritakan kenapa Anda tertarik untuk bergabung dengan kami serta bagaimana cara Anda dapat berkontribusi melalui surel ke hr@qmfinancial.com

    Keep in Touch