Planner Blog

Naik Haji? Ayo Rencanakan!

stock-photo-kaaba-makkah-hajj-muslims-104820992

Labbaikallahumma labbaik..Labbaik kala syari kala kalabbaik 

Setiap mendengar lafaz ini ka’bah selalu terbayang. Saya membayangkan diri sendiri mereka yang ingin berangkat umroh dan haji. Amin! Setiap muslim pasti ingin sekali kesana. Pusat dari pergerakan rohani. Bersyukur sekali bila di usia muda, fisik masih kuat sudah mampu berangkat umroh dan menjalankan ibadah haji. Saya dan mungkin juga Anda ingin dapat mempersiapkan Dana Haji sejak dini.

Ada beberapa hal yang perlu diketahui mengenai pelaksanaan ibadah tahunan terakbar ini:

  • Ingat, bahwa Haji adalah ibadah bagi yang mampu. Mampu secara finansial, mampu secara kesehatan, mengerti ilmunya serta mempersiapkan biaya bagi yang ditinggalkan (pasangan, anak dan keluarga). Jadi, bila mau menunaikan ibadah haji tak boleh dipaksakan bila tak ada dananya. Bila sudah mampu secara finansial dan ada dananya, janganlah ditunda-tunda karena wajib hukumnya
  • Ongkos Naik Haji (ONH) biasa melalui pemerintah sekitar Rp45juta. Hal ini tergantung nilai tukar mata uang dolar yang berlaku juga termasuk Rp2-5juta untuk biaya Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) sekitar 40 hari ibadah. ONH melalui swasta sekitar Rp60-120juta untuk 21 sampai 27 hari ibadah.
  • Uang pendaftaran untuk ONH biasa mencapai Rp25juta untuk tahun 2012 kemarin. Setelah mendaftar, maka kita harus menunggu kuota. Banyak yang mengeluh bahwa lama sekali untuk mendapatkan jadwal ibadah haji. Ini adalah hal yang wajar mengingat bahwa kuota haji sekitar 210.000 kursi setiap tahunnya dengan 9 embarkasi (embarkasi= tempat pemberangkatan jama’ah haji)
  • Masa tunggu untuk Haji ONH biasa sekitar 9 sampai 12 tahun. Sementara untuk ONH Swasta sekitar 2 sampai 4 tahun.

Lalu, bagaimana cara kita menyiapkan dana Haji? Tentukan pada tahun berapa akan berangkat haji. Misalnya Anda mau berangkat haji 10 tahun lagi. Jika mau berangkat dengan ONH biasa, Anda harus mempersiapkan dana Rp25juta sebagai uang pendaftaran pada 1 tahun mendatang dengan masa tunggu selama kurang lebih 9 tahun. Dan bila ingin berangkat dengan ONH Plus, maka Anda harus mempersiapkan dana Rp60-120juta pada 8 tahun mendatang mengingat masa tunggu haji ONH plus selama kurang lebih 2 tahun.

Biaya haji setiap tahunnya bervariasi, tergantung keputusan pemerintah dan mengikuti kurs mata uang dolar yang berlaku. Untuk mudahnya, jika mau menghitung berapa biaya haji yang dibutuhkan maka gunakan inflasi standar di angka 10%.

Saat ini ramai Dana Talangan Haji dari perbankan. Anda bisa mendapatkan kuota ibadah haji dengan mencicil sejumlah uang ke bank. Dewan Pengawas Syariah (DPS) dari perbankan sudah membolehkan sistem ini.

Instrumen untuk mencapai dana haji persis sama seperti yang digunakan untuk mencapai tujuan finansial secara umum. Tergantung pada jangka waktunya. Jadi, intinya bila ingin ibadah haji harus bagi yang mampu. Untuk yang mampu, jangan menunda-nunda!  Sedari muda, bulatkan tekad untuk bisa berangkat haji, siapkan fisik dan siapkan finansial!

See you in Mecca!

Kaukabus Syarqiyah |Planner | @kaukabus

*artikel terkait bisa dibaca di sini

 

 

TOPICS


Satu tanggapan untuk “Naik Haji? Ayo Rencanakan!”

  1. […] *artikel terkait dapat dibaca di sini […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Daftarkan email Anda untuk update terbaru dari QM!

Contact Us

Grand Wijaya Centre Blok A no.3-4
Jl. Wijaya II, Pulo-Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Anda juga dapat menghubungi kami melalui:
WhatsApp/SMS/Call: 08111500688
Email: info@qmfinancial.com

atau silakan isi form kontak berikut:

    Berkarir bersama QM

    QM Financial memiliki mimpi mewujudkan masyarakat yang memiliki literasi keuangan agar berdaya secara finansial. Anda dapat mengirimkan CV dan menceritakan kenapa Anda tertarik untuk bergabung dengan kami serta bagaimana cara Anda dapat berkontribusi melalui surel ke hr@qmfinancial.com

    Keep in Touch