CEO BLOG

[3 Juni 2014] Summary tweet #QMWorkshop “Set Up Business”

Berikut ini summary tweet #QMWorkshop “Set Up Business” Selasa, 3 Juni 2014:

Tadi malam di #QMWorkshop tentang SetUpBisnis, gw kasih contoh Tulang Jambal @ambuindri dan @minilovebites nya @vendab . Bisnis dari rumah yang keren!

What Who How? Apa yang mau dijual? Siapa yang beli? Gimana cara jualan ke mereka? Mulai itu dulu sebelum ke Laporan Keuangan! #QMWorkshop

Tulang Jambal @ambuindri . What? Tumis Tulang Jambal. Who? Yang supis alias sunda pisan :p How? Buka PO lewat BBM/WA. #QMWorkshop

Cupcakes @minilovebites @vendab . What? cupcakes. Who? mulainya dari para sekretaris sekitar Sudirman/Kuningan. How? website #QMWorkshop

What Who How? Ini dulu biar jualan jalan. Bisnis gak ada yang dijual, gak ada yang beli, ya gak jadi apa-apa kan? Baru laporan keuangan! #QMWorkshop

Contoh yang gw kasih sederhana. Bisnis teman-teman yang gw juga beli. Lalu lanjut bahas bisnis para peserta di #QMWorkshop

Ada yang home furnishing, ada yang cookies, ada tempat les dan klinik terapi anak, ada firma arsitektur, dagang batik, dll. #QMWorkshop

Tentu saja gw bukan konsultan bisnis jadi punya keterbatasan. Tapi dari wawasan, banyak ngobrol, bisa kasih insight juga. Seru deh. #QMWorkshop

Untuk bisnis home furnishing yang pembelinya ABG, gw ceritain gimana anak gw yang teen lagi suka banget BethanyMota, MichellePhan #QMWorkshop

Siapa tahu, dari lihat gimana teens ngefans ama Mota & Phan, bisnis home furnishing ini bisa punya ‘story’ untuk para ABG pembelinya #QMWorkshop

Untuk klinik dan les bahasa, kita bahas dulu siapa targetnya. Gw sebagai ibu-ibu rese – mempertanyakan, siapa kasih anak umur 5 tahun les? #QMWorkshop

Ternyata target lesnya spesifik banget. Kebanyakan anak-anak mixed marriages yang bingung karena di rumah ada 2-3 bahasa. Nah seru kan? #QMWorkshop

Untuk firma arsitektur? Ternyata obrolannya seru di… skema gajian owner! Ada contoh dari EO. Owner bisa gajian/komisi. #QMWorkshop

Gw bilang gini :”Kalau belum punya Laporan Keuangan, artinya belum jadi Bisnis. Baru Dagang ya!” Ya gak apa-apa juga. Semua mulai dari Dagang! #QMWorkshop

Ada juga peserta yang menurut gw udah gak bisa ketemuan konsultasi dengan gw, langsung cari Coach atau Incubator aja deh! Beda keahlian! #QMWorkshop

Tapi buat beberapa yang bisnisnya baru mulai, baru mau bahas laporan keuangan seperti apa, perlu diskusi, bisa daftar ke @QM_Sales untuk Konsultasi per Jam

Kenapa Konsul Bisnis ini ada? Karena terlalu sering ketemu pemilik bisnis kecil yang keuangan pribadinya gak keurus. Sayang banget. Padahal bisa keren lho

Kalau karyawan kan jelas gajinya berapa. Jadi bikin Plan dengan data yang jelas. Kalau pemilik bisnis… bahkan banyak yang gajian aja gak! Bingung bisnisnya gimana!

Maka bikin Plan untuk pemilik bisnis kecil, mau gak mau harus mengintip laporan keuangan bisnisnya juga. Supaya datanya jelas dari bisnis dan pribadi

Itu tadi sedikit cerita tentang #QMWorkshop SetUpBisnis tadi malam. Ngobrol sampe 22.30 lho :)) Kecapean tapi seneng minta ampun :) Pengen lagi!

Makasih yang udah pada datang! Semoga bisa bikin #QMWorkshop lagi. Topiknya nanti kita cari yang seru lagi yah. Silakan kalau pada punya saran lho!

Yang tadi malam datang ke #QMWorkshop dan gw kasih PR, jangan lupa dikerjakan PR nya :)) Yang mau set up dari nol, harus belajar nyatet, dan perlu konsul

Kalau perlu Konsultasi per Jam untuk Financial CheckUp PeriksaAsuransi TanyaTentang Kredit dengan QMPlanner, telpon 021-739 5181 qmsales@qmfinancial.com @QM_Sales

Kantor @QM_Financial juga ada di Surabaya dan Bandung. Sila email ke: surabaya@qmfinancial.com atau bandung@qmfinancial.com ya!

Kata siapa yang punya bisnis punya uang lebih banyak dari yang gajian? :) Itu ilusi! Gw punya data kok he3 RT @bundastroberi: @mrshananto tapi uangnya lebih banyak yang punya bisnis daripada yang gajinya tetap perbulan

Gw udah ketemu orang yang dulu kerja di bank dengan gaji >50 juta, begitu bikin bisnis sekarang gaji <10juta. Katanya punya bisnis duit lebih banyak? :)

Gw juga udah ketemu orang yang punya bisnis gak gajian 3 bulan demi karyawannya gajian. Emang sih dia duit lebih banyak dari karyawan. Tapi gak gajian! :p

Punya bisnis sendiri VS jadi karyawan. Struggle-nya beda kok. Ada perjuangan sendiri-sendiri. Jadi jangan saling iri. Jadi terbaik di bidang masing-masing aja

Punya bisnis itu keren? Emang! Tanggung jawabnya juga beda kok. Jangan anggap lebih hebat dari karyawan ah :) Yang gak kasih nafkah juga banyak lho

Gw juga pernah ketemu orang yang jadi karyawan, bikin bisnis lalu bangkrut, balik jadi karyawan. Sekarang sama istrinya gak boleh bikin bisnis. Baik-baik aja

Consider the options! Punya Bisnis sendiri VS jadi Karyawan VS Freelance! Ok terakhir jadi Investor sih :)) Yang mana? Gak ada salah satu lebih keren

Punya Bisnis kecil (jadi masih dijalanin sendiri ya). Sibuk ngurus bisnisnya, memastikan karyawan gajian (uhuk ada THR bentar lagi), cape lho

Jadi Karyawan! Gajian. Kalau bisnis tutup ya gak gajian. Kalau gak suka pekerjaannya ya cape hati juga sih. Tapi kalau suka, berprestasi, duit gede juga

Freelance? Ini paling suka dianggap remeh. Untuk orang-orang  yang merdeka :) Serius! Ngatur duitnya dengan cara yang beda. Makan gak makan urus sendiri

RT @herru_suwandi: @mrshananto tapi kan jadi punya asset bisnis Mbak, walaupun income turun

Bisnis yang berhasil, akan melewat problem Produksi, Jualan, Keuangan, SDM, Sistem. Bukan soal siapa yang duitnya paling banyak :))

Karyawan duitnya gak banyak? Mungkin belum ketemu mereka yang karirnya cemerlang dan duduk di posisi puncak ya? Mungkin lho :))

Kita butuh lebih banyak orang yang mau bikin Bisnis. Tapi semakin banyak Bisnis, semakin banyak juga butuh Karyawan dong. Ya kan? Saling butuh :))

RT @litamucharom: @mrshananto untuk masalah karyawan… Aku bantuin yuk ceu huehehehhe… *kampanye dadakan*

Silakan follow @litamucharom ceuceu yang pakar di bidang SDM UKM. Banyak sharing lho dia. Jadi ilmunya pun nambah terus :) *peyuk*

Mari diatur! Mau Pemilik Bisnis, mau Karyawan, mau Freelance/Self Employed. Semuanya harus urus keuangan pribadi kok. Ada ilmunya sendiri

RT @meitannissa: pernah diposisi keduanya. Dan ngelola bisnis sendiri jauuuhh, lebih berattt. Ga cukup cuma modal uang, tapi juga modal mental

Yang gw lihat dari pengalaman pribadi. Gak semua orang siap jadi Pemilik Bisnisnya. Ada yang memang gak siap tanggung jawab begitu besar. Mau di pinggir aja

RT @Oline_BMI: @mrshananto hehee “lifestyle” emang pengaruh banget ya buat pemilik bisnis. Antara ego dan tuntutan bisnis. Ngerasain banget :-)

Plan untuk Karyawan = lihat dari cash dan gaji. Plan utk Pemilik Bisnis = lihat Bisnisnya dulu. Plan utk Freelancer = ini puanjuaang ngobrolnya

Ayo bikin bisnis! Dengan penuh semangat. Ok gw pegangin yah… terus gw bisikin… siap dg konsekuensinya jg ya? Semangat aja gak cukup ;)

RT @beriozka: @mrshananto karyawan duitnya ga banyak mungkin bukan karena kurang gaji tapi kurang nabung, mba! ;))

RT @Giovanni_Id: @mrshananto jadi karyawan sudah, freelancer sudah dan sekarang mengurus usaha. Caranya beda semua :))

Ada satu hal menarik. Jadi karyawan dianggap gak apa kalau ‘gagal’. Tapi jadi pemilik bisnis, kalau ‘gagal’ kenapa dianggap hancur. Justru kan bangun lagi ya?

Which one are you? Karyawan, Pemilik Bisnis Kecil, atau Freelancer / Self Employee? Sudah atur keuangan dengan baik? Mudah-mudahan sudah :)

Tipe terakhir : Investor. Naro duit sana sini, jeblos kiri kanan, satu dua untung besar, kipas-kipas. Iya iya not that easy :)) Mentalnya harus siap juga!

Karyawan, Pemilik Bisnis, Freelance, Investor. Yang mana? Semuanya sih gw jalanin hahahahah… ampun :)

Sebagai karyawan gajian. Sebagai pemilik bisnis tanggung jawab urus bisnis. Sebagai freelancer ada duit kalau kerja. Sebagai investor duduk-duduk terima duit kalau untung

Pemilik Bisnis mengaku punya bisnis itu lebih keren daripada Karyawan? Pernah ngomong gitu depan Karyawannya gak? :p *lari lari kecil*

Udah dulu mainan twitternya :) Hope everyone gets to rethink of where you want to work. Sekarang gw mau ke women networking gitu… belajar :)

Ligwina Hananto| CEO| @mrshananto

TOPICS


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Daftarkan email Anda untuk update terbaru dari QM!

Contact Us

Grand Wijaya Centre Blok A no.3-4
Jl. Wijaya II, Pulo-Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Anda juga dapat menghubungi kami melalui:
WhatsApp/SMS/Call: 08111500688
Email: info@qmfinancial.com

atau silakan isi form kontak berikut:

Berkarir bersama QM

QM Financial memiliki mimpi mewujudkan masyarakat yang memiliki literasi keuangan agar berdaya secara finansial. Anda dapat mengirimkan CV dan menceritakan kenapa Anda tertarik untuk bergabung dengan kami serta bagaimana cara Anda dapat berkontribusi melalui surel ke hr@qmfinancial.com

Keep in Touch