#QMTraining, Articles, Services

Kisah Nyata Mantan Buruh Migran Jadi Juragan Di Negeri Sendiri

Masih ingat Belajar Dagang VS Bisnis dengan Bapak Ifin Si Pengusaha Es Krim?

Selesai memberikan pelatihan Seri Kelas Keuangan BEKRAF kepada 100 UKM terpilih di Banda Aceh, tim QM menyempatkan berkunjung ke sebuah tempat usaha UKM dengan nama Indatu D’Coco.

Pak Rahmat sebagai pemilik Indatu D’Coco berkisah tentang awal perjalanan hidupnya sebagai buruh migran Indonesia yang bekerja di Malaysia. Kenyataan menjadi buruh di negeri orang yang kurang menyenangkan membuat Pak Rahmat bertekad untuk kembali ke tanah air dan memulai usahanya sendiri.

Pak Rahmat, buruh migran yang jadi juragan di negeri sendiri

related article: Mandiri Sahabatku X QM berkunjung ke Korea Selatan

Tinggal di pinggir pantai memberikan ide kepada Pak Rahmat untuk memanfaatkan bahan baku yang tersedia melimpah di sekitar rumah dan menciptakan kelapa jelly. Usaha Pak Rahmat berawal dari coba-coba , berkali-kali gagal hingga akhirnya berhasil!

Saat pelatihan akan dimulai, Pak Rahmat membagikan produk kelapa jelly kepada tim QM dan kami terkesan atas keberanian serta keyakinannya bahwa Indatu D’Coco produk yang enak.

Kini Indatu D’Coco memiliki 3 orang karyawan dan beberapa gerai di Aceh. Pak Rahmat berencana untuk melakukan perluasan ke kota-kota besar di Indonesia.

Salah satu karyawan Indatu D’Coco mempersiapkan produk di dalam kemasan

Berkaca dari pengalaman Pak Rahmat yang awalnya sebagai buruh migran tapi kini sukses sebagai pemilik usaha, ada beberapa tips bagi kalian yang mau banting setir seperti Pak Rahmat:

  1. Target. Bagi mereka yang bekerja di luar negeri sebaiknya memiliki target kapan akan kembali ke tanah air. Jangan sampai terlena dengan aktivitas yang mengasyikan di tempat kerja sehingga lupa kembali ke Indonesia (related article: Berhenti Bekerja Bukan Akhir Segalanya)
  2. Selesaikan Utang . Biasanya buruh migran yang berangkat bekerja keluar negeri dikarenakan beban hidup mulai dari susahnya mencari pekerjaan sampai terlilit utang. Oleh sebab itu, akan bijaksana apabila uang jerih lelah yang terkumpul dipakai untuk membayar utang. Barulah setelah masalah utang beres, uang yang tersisa dapat digunakan untuk membeli tanah atau rumah dan memulai usaha kecil-kecilan (related article6 Langkah Melunasi Utang)
  3. Dana Darurat. Berulang kali QM Planners mengingatkan bahwa penting untuk memiliki Dana Darurat bagi semua orang tidak terkecuali buruh migran (related article: Buat Apa Punya Dana Darurat)

Memperkuat perekonomian keluarga, bermanfaat bagi orang lain dengan membuka lapangan kerja merupakan cita-cita dan tujuan sepulang dari menjadi buruh migran ke kampung halaman.

related article: Bisnis harusnya menyediakan solusi

Semangat terus Pak Rahmat. Semoga bisnis Bapak bisa terus berkah dan buka lapangan pekerjaan di tanah air!

Syaiful
Finance & Administration

TOPICS


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Daftarkan email Anda untuk update terbaru dari QM!

Contact Us

Ingin mengundang QM untuk kegiatan di tempat Anda? Punya pertanyaan seputar literasi finansial? Tinggalkan pesan dan kami akan segera menghubungi Anda!

Our Location

Grand Wijaya Center Blok D No. 11
Jl. Wijaya II
Jakarta Selatan
Telp: (021) 293 294 08 / 09
Email: info@qmfinancial.com

Keep in Touch