#QMPlan, 100 Langkah Untuk Tidak Miskin, Articles, CEO BLOG, Financial Plan, Personal Views, Practical Tips, Topik Terkini

Menghadapi Tahun 2018 Dengan Dana Darurat

 

Dana Daruratmu, apa kabar?  Ini kenapa tiba-tiba nanya dana darurat?

Mau mengingatkan saja tentang krisis besar yang pernah terjadi di 1997-1998 dan 2008. Di masa itu hidup saya sangat tertolong dengan Dana Darurat!

Tahun 1998 itu persis setelah kejadian South East Asian Crisis. Saya sedang duduk di bangku kuliah tingkat akhir di Perth, Western Australia. Pas masuk tahun terakhir. Pas kurs Rupiah ambrol dari IDR1.800/AUD menjadi IDR12.000/AUD. Jadi kalau dulu beli daging buat sekali makan Rp3.600 saja, dalam seminggu harga berubah menjadi Rp24.000. Buat makan aja udah mules duluan.

Kami (saya dan orang tua) berhasil melalui krisis finansial itu dengan baik karena beberapa hal. Pertama, Papa orang yang sangat disiplin soal uang. Dia tidak pernah menghabiskan uang untuk hal yang gak perlu. Jadi Papa punya back up cash yang sekarang saya kenal sebagai Dana Darurat. Plus dia sudah menyimpan dana pendidikan saya dalam mata uang asing sehingga tidak ludes tergerus perubahan kurs. Kedua, saya sadar diri. Waktu itu langsung ambil kerja paruh waktu jadi pelayan restoran. Juga berupaya hemat gila-gilaan.

related article: Anak Orang Kaya

Tahun 2008 saya sudah tinggal di Jakarta. Berkantor di area Sudirman saya merasakan betapa mencekamnya suasana yang dihadapi teman-teman perbankan saat itu. Banyak dana asing beralih ke luar negeri menyebabkan likuiditas perbankan rendah. 2008 adalah tahun Subprime Mortgage Crisis dari Amerika Serikat.

related article: Kondisi Pasar Modal Global

Sebetulnya kondisi ekonomi Indonesia sedang baik-baik saja. Tetapi gelombang badai perekonomian dunia sampai juga ke tanah air. Indeks Harga Saham Gabungan rontok hingga 50%! Kalau saat itu kamu punya reksadana berbasis saham atau penempatan saham langsung, pasti akan shock melihat nilai yang turun begitu drastis. Tapi jangan lupa itu semua baru unrealised lost! Edukasi finansial bertahun-tahun ternyata cukup sukses membuat banyak orang saat itu untuk tidak panik. Malahan banyak yang menggunakan titik rendah itu untuk masuk pasar modal yang sedang ‘diskon gila-gilaan’. Saya ingat mencairkan Dana Darurat untuk ikutan beli saham hehe. Bela negara ceritanya!

related article: Kondisi Ekonomi Indonesia

Apakah akan terjadi krisis 2018?

Kita tidak akan pernah tahu. Jikapun sampai terjadi krisis, maka ada 3 hal yang perlu kamu perhatikan supaya PLAN-mu dalam kondisi baik selalu. Ini adalah jaring pengaman yang perlu dipersiapkan!

  1. CICILAN UTANG

Saat terjadi krisis besar, banyak perusahaan harus melakukan perampingan dan menyebabkan banyak orang kehilangan pekerjaan. Cicilan utang adalah salah satu pengeluaran yang harus tetap dibayarkan walaupun tidak punya penghasilan. Coba periksa rekening KPR-mu. Ada berapa saldonya? Bisa digunakan untuk membayarkan cicilan berapa bulan? Atau periksa Dana Daruratmu? Berapa bulan pertahanan yang bisa diberikan Dana Darurat ini untuk membayarkan cicilan?

related article: Merdeka Dari Utang

  1. DANA PENDIDIKAN ANAK

Dana Pendidikan Anak terutama di bangku kuliah perlu persiapan serius. Jangan sampai orang tua rajin jalan-jalan lalu bayar uang kuliah terlambat. Terutama untuk kamu yang sudah harus menyiapkan Dana Pendidikan ke jenjang kuliah dalam waktu kurang dari 3 tahun, pastikan Dana Pendidikan ini sudah duduk manis di produk dengan risiko rendah dan likuiditas tinggi. Apabila anak akan berkuliah di luar negeri, pastikan kamu menggunakan paling tidak sebagian dari Dana Pendidikan ini dalam mata uang asing. Bagaimana jika Dana Pendidikan Anak ini belum mencukupi target? Tenang, sekali lagi pertolongan datang dari Dana Darurat!

related article: 5 Kesalahan Orangtua Dalam Menyiapkan Dana Pendidikan

  1. UANG KAS BISNIS

Saat terjadi kriris, bisnis kecil harus bertahan melalui badai. Perlu napas lebih panjang, bahkan napas buatan! Berapa lama dana kas yang dimiliki bisnismu untuk membayarkan gaji dan THR karyawan? Hal seperti ini jangan dianggap sepele. Banyak bisnis kecil bisa bertahan karena punya kekuatan dana kas yang tidak biasa. Dana darurat bisnis jumlahnya tidak besar. Biasanya bisnis kecil hanya sanggup mempertahankan saldo rekening untuk 1-3 bulan pengeluaran saja. Kalau butuh lebih banyak bagaimana? Bersiap pinjam ke Dana Darurat dari pemilik bisnis!

related article: Darurat Cashflow Saat Invoice Belum Dibayar

Memasuki 2018 nanti, apa sih yang sedang kamu persiapkan? Rezeki itu ada yang mengatur. Besar atau kecil tetap harus kita urus. Menyiapkan Dana Darurat adalah bagian dari PLAN yang tidak bisa dianggap remeh. Ayo pastikan apapun yang menanti di 2018 nanti, kamu sudah siap berhadapan dengan segala konsekuensinya!

Masihkah kamu ingat apa yang terjadi pada dirimu dan keluargamu di tahun 1998 dan 2008? Semoga 2018 nanti membawa banyak pelajaran finansial dan turut menambah kekuangan keuangan untuk kita semua.

Dapatkan DISKON KHUSUS PROGRAM #MyQMPlan untuk semua Konsultasi dan PLAN.

Hubungi QM Financial di WA 08111500688

Ligwina Hananto / Founder – CEO

TOPICS

SHARE THIS ARTICLE

3 responses to “Menghadapi Tahun 2018 Dengan Dana Darurat”

  1. Masykur says:

    Saya pelaku usaha yang lagi menghadapi kepailitan usaha dan mempunyai beban hutang,apakah QM FINANCIAL bisa bantu

    • QM Digital says:

      Hi Masykur. Terima kasih sudah menghubungi QM Financia. Boleh share no.hp yang bisa dihubungi? Masykur juga bisa kontak ke 0811 1500 688 untuk membuat janji konsul ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daftarkan email Anda untuk update terbaru dari QM!

Contact Us

Ingin mengundang QM untuk kegiatan di tempat Anda? Punya pertanyaan seputar literasi finansial? Tinggalkan pesan dan kami akan segera menghubungi Anda!

Our Location

Grand Wijaya Center Blok D No. 11
Jl. Wijaya II
Jakarta Selatan
Telp: (021) 293 294 08 / 09
Email: info@qmfinancial.com

Keep in Touch