#KidsNMoney, 100 Langkah Untuk Tidak Miskin, Articles, Financial Planning For Kids, Topik Terkini

Ini Caranya Kelola Angpao Anak

Kalau sebelumnya kita membahas salam tempel sebagai salah satu pengeluaran saat Hari Raya, sekarang saatnya kita bahas gimana caranya mengelola angpao yang diterima anak-anak. Momen anak menerima angpao adalah momen yang tepat untuk mengajarkan mereka tentang konsep uang.

Banyak orang sejak kecil sudah diajarkan tentang menabung, namun saat dewasa tetap saja boros dan gagal menabung. Ini terjadi karena edukasi finansial terbatas pada menabung saja, padahal perlu lengkap dengan keterampilan menghasilkan uang, berbelanja, beramal dan berbagi.

Di QM Financial, kami menggunakan konsep MBMMMenghasilkan Uang, Berbelanja, Beramal dan Menabung untuk mengenalkan konsep uang pada anak.

baca juga: Labirin Jagoan Finansial

Menghasilkan Uang

Kenalkan kepada anak bahwa uang itu diperoleh karena usaha. Orang tua mereka harus bekerja untuk bisa menghasilkan uang. Untuk uang angpao, orang tua harus pintar-pintar menjelaskan kenapa anak bisa “mendapat hadiah uang”. Misal karena selalu semangat puasa. Semangatnya yang di-highlight, karena puasa adalah sesuatu yang wajib dilakukan. Atau ada tradisi di mana anak-anak kecil harus perform di depan kakek nenek, dengan bernyanyi atau menari untuk mendapatkan angpao.

Dengan berusaha terlebih dahulu sebelum mendapatkan uang, anak akan belajar menghargai uang. Mereka pun belajar mensyukuri dan menghargai apa pun yang dimilikinya.

Berbelanja

Konsep uang yang kedua adalah berbelanja. Ya. Belanja pun perlu belajar loh. Ajarkan anak membuat daftar belanja yang berisi barang-barang yang mereka butuhkan untuk dibeli. Ajak mereka ke toko untuk membeli barang yang ada dalam daftar. Lalu ajarkan cara memilih barang, mengecek harga dan membuat perbandingan dengan alternatif merek atau barang lain sebelum memutuskan membeli.

Beramal

Dalam setiap rezeki yang kita terima, ada bagian untuk sesama. Ajarkan anak berbagi dengan memberikan sebagian dari uang yang dia peroleh untuk disumbangkan, misal melalui kotak donasi di tempat ibadah.

Menabung

Anak perlu belajar untuk membedakan keinginan dan kebutuhan. Minta anak untuk membuat daftar keinginan, barang apa yang ingin mereka miliki atau pengalaman seperti apa yang ingin mereka alami. Lalu cek apakah uang yang mereka memiliki cukup. Kalau cukup mereka boleh berbelanja. Namun, jika belum cukup mereka perlu menabung terlebih dahulu untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Di sini anak akan belajar untuk menunda keinginan. Bahwa tidak semua keinginan harus dipenuhi saat itu juga.

Dengan uang angpao yang mereka miliki, anak bisa mengenal konsep uang dengan mengalami MBBM. Semakin dini dibiasakan dan dicontohkan oleh orang tua, niscaya hal ini akan menjadi bekal pengelolaan keuangan yang baik dan bijak bagi generasi berikutnya.

QM Admin


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Daftarkan email Anda untuk update terbaru dari QM!

Contact Us

Ingin mengundang QM untuk kegiatan di tempat Anda? Punya pertanyaan seputar literasi finansial? Tinggalkan pesan dan kami akan segera menghubungi Anda!

Our Location

Grand Wijaya Center Blok D No. 11
Jl. Wijaya II
Jakarta Selatan
Telp: (021) 293 294 08 / 09
Email: info@qmfinancial.com

Keep in Touch