#QMTraining, Articles, Training

Eka dan Etniqa: Mewujudkan Misi Cinta Produk Dalam Negeri

Bisnis adalah tentang memberikan solusi atas suatu masalah. Karena itu, masalah seringkali menjadi kesempatan untuk membangun bisnis. Berawal dari kesulitan teman-teman pengrajin untuk menemukan pemasok kain tradisional yang berkualitas, Eka Budiana mendirikan Etniqa.com – sebuah marketplace produk etnik khas Indonesia.

Simak cerita Eka membangun Etniqa.com dan mengembangkannya menjadi portal edukasi untuk mencintai produk etnik dalam negeri.

Bagaimana kisah awal mula Etniqa dan bagaimana perkembangannya hingga kini?

Etniqa.com berawal dari kendala teman-teman pengrajin (crafter) dalam menemukan pemasok kain tradisional (kain batik, tenun, songket) yang berkualitas. Saat itu belum ada marketplace yang fokus memasarkan ragam produk etnik atau oleh-oleh khas Indonesia. Melalui Etniqa, saya ingin turut berkontribusi memasarkan produk etnik dalam negeri.

 

Siapakah target pasar utama Etniqa?

Pasar utama Etniqa.com adalah para pengrajin yang membutuhkan bahan baku kain batik, tenun dan songket untuk mereka olah menjadi produk jadi seperti tas dan aksesori. Sebagian pasar kami adalah kolektor kain tradisional.

 

Mengapa Etniqa memilih memasarkan produk via digital?

Indonesia masih dalam tahap membiasakan diri berbelanja melalui platform digital. Kami yakin pemasaran dan edukasi melalui digital akan berdampak luas dengan kemudahan akses internet dan proses pembayaran. Salah satu faktor keberhasilan transaksi digital adalah membangun kepercayaan pelanggan dengan membeli produk dari mitra yang terkurasi. Di sinilah Etniqa membangun positioningnya.

 

Apa strategi yang digunakan oleh Etniqa untuk memenangkan pasar?

Etniqa mengkombinasikan strategi online dan offline. Kami membangun komunitas untuk menjadi bagian dari advocacy marketing Etniqa.

 

Ke depan, apa rencana  Eka untuk Etniqa?

Etniqa.com sedang mengembangkan konsep bisnis yang sebelumnya hanya marketplace menjadi portal informasi atau direktori aneka produk etnik khas Indonesia. Kami juga membuat program edukasi tentang kain tradisional – kerja sama dengan para ahli, termasuk menyelenggarakan workshop membatik. Harapannya kegiatan workshop membatik menjadi salah satu kegiatan utama di sekolah-sekolah agar melatih kreatifitas, disiplin, kesabaran/ketelatenan dan mencintai produk budaya serta produk dalam negeri sejak kecil.

 

Kisah suka dan duka apa yang  Eka alami selama membangun bisnis?

Dukanya, waktu untuk keluarga dan teman berkurang karena dialokasikan untuk belajar dan praktik membangun bisnis. Senangnya, apa yang kami bangun akan turut membantu rekan-rekan pengrajin dalam meningkatkan bisnis mereka. Edukasi tentang kain tradisional pun sudah mulai berjalan.

 

Eka adalah alumni FinClicBisnis April 2018 lalu di Jakarta. Manfaat apa saja yang dirasakan setelah mengikuti workshop?

Manfaat yang dirasakan adalah “tertampar” bahwa bisnis itu bukan hanya cashflow. :)

Setelah mengikuti workshop, saya jadi memahami bahwa membangun bisnis adalah membangun “lantai kedua” sehingga fondasi “lantai pertama” atau keuangan pribadi dan keluarga juga harus disiapkan dengan baik.

 

Apa saran bagi pembaca QM yang ingin membangun bisnis?

Kunci utama adalah semangat belajar dan mengetahui proses detail bisnis. Membangun bisnis berawal dari identifikasi masalah yang ada dan bagaimana memberikan solusi untuk target pasar. Saya percaya, membangun bisnis tidak bisa dilakukan sendirian. Perlu partner yang tepat untuk saling mengisi dan berkolaborasi dengan tim yang sudah ahli di bidangnya. Selain itu, fokus dengan apa yang bisa dikerjakan sendiri atau oleh tim inti. Saat membuat rencana, kita perlu membuat rencana cadangan untuk antisipasi jika ada yang tidak berjalan dengan baik. Setelah itu, lakukan evaluasi dan membuat corrective action agar bisa terus memberikan yang terbaik bagi pelanggan.

 

Seru ya cerita Eka. Tertarik dengan produk etnik dalam negeri? Sila kunjungi websitenya di Etniqa.com.

Atau tertarik dengan cerita Eka tentang lantai pertama dan kedua dalam pengelolaan keuangan bisnis dan pribadi? Kamu bisa ikut Financial Clinic Workshop Modul 3&4 yang akan berlangsung 22-23 September 2018 di Jakarta dengan mendaftar melalui link berikut: bit.ly/FinClic2223SEPT atau Financial Clinic Bisnis Modul C&D yang akan hadir Oktober nanti. Ikuti terus updatenya di sosial media @QM_Financial ya!

Fransisca Emi


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daftarkan email Anda untuk update terbaru dari QM!

Contact Us

Ingin mengundang QM untuk kegiatan di tempat Anda? Punya pertanyaan seputar literasi finansial? Tinggalkan pesan dan kami akan segera menghubungi Anda!

Our Location

Grand Wijaya Center Blok D No. 11
Jl. Wijaya II
Jakarta Selatan
Telp: (021) 293 294 08 / 09
Email: info@qmfinancial.com

Keep in Touch