Training

5 Tips Keuangan Keluarga

Halo planners!

Apakah kamu seorang perempuan dan juga seorang ibu? Kehebatan kedua peran ini sudah tidak perlu diragukan lagi. Sebagai seorang ibu, kamu diminta untuk menjalani berbagai peran mulai dari sebagai pendidik, manajer sekaligus financial planner. Menjadi ibu memang bukan hal yang mudah dan ketepatan kamu dalam mengatur keuangan sangat berpengaruh karena keuangan dapat dianggap sebagai nadi dari sebuah keluarga.

Menurut lead financial trainer QM Financial, Ligwina Hananto, “Seringkali masalah di dalam rumah tangga bukan terletak pada penghasilan yang kurang tetapi karena kebiasaan yang salah dalam mengelola keuangan keluarga. Hal ini disampaikannya dalam sebuah pelatihan bersama Bank Indonesia di Palangkaraya pada 2 Agustus 2019.

Simak 5 Tips Keuangan Keluarga agar pendapatan dan pengeluaran seimbang bahkan bisa menabung atau investasi untuk masa depan:

Membayar tagihan kartu kredit

Godaan untuk hidup konsumtif semakin besar tapi bukan berarti dengan gampangnya kamu membeli berbagai barang secara kredit. Coba tumbuhkan kebiasaan keuangan yang sehat mulai dari menghindari utang konsumtif dengan menggunakan kartu kredit. Belilah sebuah barang hanya jika kamu memiliki uang yang cukup senilai barang tersebut di dalam rekeningmu. Kartu kredit merupakan salah satu metode pembayaran yang memindahkan tanggal transaksi untuk dibayarkan di waktu pembayaran kartu kredit. Tidak ada solusi ajaib dalam mengatasi utang kartu kredit karena solusi utama adalah dengan membayarkannya tepat waktu dan dalam jumlah penuh. Bila kamu hanya membayarkan tagihan kartu kredit sebesar minimum payment, kamu akan dikenakan bunga atas sisa tagihan yang belum terbayarkan sehingga lama kelamaan jumlahnya akan menggulung dengan besaran bunga yang besar, melebihi 20% per tahunnya!

Jangan Lupa Investasi

Segera setelah gaji tiba di rekening, sisihkan untuk ditabung atau diinvestasikan dalam jumlah yang telah direncanakan sesuai tujuan atau cita-cita finansial keluarga. Biasanya porsi menabung atau berinvestasi besarnya minimal 10% dari penghasilan. Tentunga kamu tidak akan puas dengan hanya menunggu tabungan bertambah padahal cita-cita untuk keluarga banyak sehingga kamu perlu berinvestasi. Bila kamu takut terhadap risiko investasi, belajar saja di kelas finansial online FCOS melalui aplikasi zoom. Jadwal dan topik kelas bisa dilihat melalui event.qmfinancial.com

Alokasi pengeluaran bulanan termasuk cicilan

Setidaknya ada lima pos pengeluaran bulanan yang harus kamu perhatikan besarannya dari penghasilan,

  • Cicilan Utang maksimal 30%
  • Menabung atau berinvestasi minimal 10%
  • Pengeluaran rutin rumah tangga antara 40% sampai 60%
  • Sosial minimal 2,5%
  • Gaya hidup atau lifestyle maksimal 20%

Dengan mengunci besaran masing-masing pos pengeluaran kamu akan bersifat obyektif terhadap pengeluaran yang dilakukan. Kamu pun harus patuh dengan pos pengeluaran yang ada agar memiliki keuangan yang sehat. Tambahan lagi, kamu bisa melakukan pencatatan atas pengeluaran yang terjadi. Hal ini berguna agar kamu bisa melihat pola pengeluaranmu yang terjadi sehingga bisa memaksimalkan sumber daya keuangan yang kamu miliki sesuai dengan tujuan keuangan keluargamu.

Alokasi zakat

Zakat masuk ke dalam kategori pos pengeluaran untuk sosial sebesar 2,5% dari total penghasilan baik bulanan maupun tahunan. Zakat harus disalurkan di lembaga resmi yang mengelolanya. Selain itu, dengan kamu menyetor zakat di lembaga resmi, kamu bisa mendapatkan sebuah bukti bayar yang dapat mengurangi pajak penghasilan tahunanmu.

Ke ATM cukup seminggu sekali

Apakah kamu sering merasa “tidak membeli apa apa” tapi uang selalu kurang di akhir bulan? Ada kemungkinan keuangan kamu mengalami kebocoran. Dari hasil pencatatan pengeluaran yang bisa kamu lakukan selama satu bulan penuh, kamu bisa memperkirakan kebutuhan uang secara mingguan. Sehingga kamu cukup ke ATM seminggu sekali saja untuk mengambil uang untuk kebutuhan selama satu minggu. Bila uangmu hampir habis sebelum tibanya waktu untuk mengambil uang di ATM, cobalah untuk bertahan dengan sisa uang yang ada. Dengan begitu, kebocoran keuangan yang kamu alami akan dapat terdeteksi dan teratasi.

Dengan mengatur keuangan rumah tangga secara baik, enggak ada lagi tuh istilah tanggal tua. Seluruh kebutuhan terpenuhi dengan lancar, hidup tenang tanpa bayang-bayang utang menggunung.

Kamu punya kebutuhan pelatihan finansial seperti apa? Sila hubungi tim QM Project di 0811 1500 688 untuk mendiskusikan program pelatihan finansial sesuai kebutuhan perusahaanmu!

Ingat juga untuk follow instagram QM Financial untuk info-info #QMTraining terbaru!

-Honey Josep-

TOPICS


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Daftarkan email Anda untuk update terbaru dari QM!

Contact Us

Ingin mengundang QM untuk kegiatan di tempat Anda? Punya pertanyaan seputar literasi finansial? Tinggalkan pesan dan kami akan segera menghubungi Anda!

Our Location

Grand Wijaya Center Blok D No. 11
Jl. Wijaya II
Jakarta Selatan
Telp: (021) 293 294 08 / 09
Email: info@qmfinancial.com

Keep in Touch