Articles, Asuransi Umum, Personal

5 Jenis Asuransi Umum yang Ada di Indonesia

Asuransi berfungsi untuk memberikan perlindungan terhadap kerugian materi akibat terjadinya peristiwa atau musibah yang tidak pasti atau risiko-risiko yang bisa terjadi dalam hidup. Kamu sudah mengenal asuransi jiwa, asuransi kesehatan, dan juga “asuransi pendidikan“.

Selain ketiga jenis asuransi di atas yang penting untuk kamu miliki, ada pula beberapa jenis asuransi umum lain yang juga penting untuk dimiliki, tentunya tergantung pada kondisi dan kebutuhanmu.

Apa saja? Kenalan yuk, dengan beberapa jenis asuransi umum ini.

5 Jenis Asuransi Umum

Kenalan dengan 5 Jenis Asuransi Umum yang Ada di Indonesia

1. Asuransi Kecelakaan Diri

Jenis asuransi umum yang pertama ini akan memberikan perlindungan terhadap kerugian ekonomi yang dialami oleh tertanggung akibat kecelakaan. Ada santunan meninggal, cacat tetap, pengobatan, hingga memberikan jaminan perlindungan terhadap kerusakan kendaraan juga.

Pemerintah juga punya produk asuransi kecelakaan diri ini, yang dikelola oleh BPJS Ketenagakerjaan. So, menjadi bagian dari asuransi kecelakaan kerja.

Ada perusahaan asuransi yang menawarkan jenis asuransi umum ini dengan istilah Asuransi Mikro, yang preminya sangat murah bahkan bisa dibayar melalui gerai minimarket terdekat, dengan uang pertanggungan yang juga tak terlalu besar tapi ya lumayanlah.

2. Asuransi Kendaraan Bermotor

Asuransi kendaraan bermotor merupakan jenis asuransi umum yang akan memberikan ganti rugi jika terjadi risiko-risiko pada kendaraan bermotor milik kita. Kendaraan apa saja yang dijamin perlindungannya? Ya pasti adalah kendaraan-kendaraan yang digerakkan oleh motor, seperti sepeda motor dan mobil (pastinya yang punya surat-surat lengkap ya).

Asuransi ini bisa digolongkan lagi berdasarkan perlindungannya, yaitu:

  • Komprehensif, yang memberikan ganti rugi jika terjadi tabrakan, benturan, terperosok, dan berbagai bentuk kecelakaan kendaraan bermotor lainnya.
  • Total loss only, yang memberikan jaminan perlindungan yang hampir sama dengan asuransi komprehensif, tetapi hanya bisa diklaim jika harga kerusakan yang terjadi mencapai 75% dari harga kendaraan tersebut di pasaran.
  • Third party liability, yang tak hanya memberikan jaminan perlindungan terhadap kerugian ekonomi yang dialami oleh pemilik kendaraan bermotor, tetapi pihak asuransi juga akan memberikan manfaat perlindungan tanggung jawab hukum kepada pihak lain dan penggantian biaya pengobatan pengemudi dan penumpang.
3 Jenis Aset Aktif yang Bisa Menjadi Andalan Finansial

3. Asuransi Rumah

Jenis asuransi umum ketiga ini akan memberikan manfaat perlindungan rumah atau properti yang kita miliki dari risiko fire (kebakaran), lightning (tersambar petir), explosion (ledakan), aircraft impact (menjadi korban pesawat jatuh), dan smoke (asap)–yang disingkat FLEXAS.

Well, kalau dilihat lagi, risiko yang terjadi akibat bencana alam tidak ter-cover ya, dalam perlindungan asuransi rumah di atas? Memang. Kalau kita butuh perlindungan tambahan terhadap bencana alam (yang sekarang semakin sering terjadi), kita bisa membeli premi asuransi property all risk.

Di beberapa produk asuransi property all risk, ada yang sudah meng-cover kerugian yang terjadi akibat gempa bumi, letusan gunung berapi, hingga tsunami.

4. Asuransi Perjalanan

Jenis asuransi umum keempat ini merupakan salah satu jenis asuransi yang berjangka waktu pendek, karena produk ini hanya akan memberikan manfaat perlindungan buat kita ketika sedang bepergian hingga kembali pulang.

Manfaat yang diberikan meliputi penanggungan biaya pengobatan jika terjadi kecelakaan pada pembeli premi selama dalam perjalanan, atau ketika sakit di tujuan kita bepergian. Selain itu, juga ada manfaat perlindungan terhadap kehilangan barang, pembatalan, hingga pengurusan jenazah.

5 Hal untuk Membangun Bisnis sebagai Aset Aktif yang Sukses

5. Asuransi Bisnis

Nah, jenis asuransi yang terakhir ini biasanya dimiliki oleh para pelaku bisnis untuk keperluan bisnis juga.

Ada beberapa ynag cukup familier:

  • Asuransi pengangkutan barang: jenis asuransi umum yang memberikan manfaat perlindungan terhadap barang-barang yang dikirim, baik dalam maupun ke dan dari luar negeri.
  • Asuransi rekayasa teknik: jenis asuransi yang memberi manfaat perlindungan terhadap alat-alat konstruksi, peralatan elektronik, dan barang-barang teknikal lainnya saat sedang dilangsungkan proyek pembangunan atau pemasangan mesin.
  • Asuransi kredit: jenis asuransi yang memberikan jaminan perlindungan atas kegagalan bayar peminjam dana. Biasanya ini disediakan sebagai fasilitas di aplikasi pinjaman online legal yang sudah diawasi oleh OJK.

Sesudah mengetahui dan kenalan dengan beberapa jenis asuransi umum di atas, tentunya kita kemudian bisa memilih asuransi mana yang kita butuhkan, pun bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial kita.

Ingat, membuat rencana keuangan apa pun–termasuk membeli polis asuransi–juga harus diawali dengan #TujuanLoApa. So, pastikan kita tahu betul tujuan kita membeli polis asuransi, agar manfaat yang bisa kita dapatkan juga optimal.

Mau mendapatkan berbagai tip keuangan? Stay tuned di akun Instagram QM Financial untuk berbagai update dan info seputar keuangan, agar kita lebih bijak dalam mengambil keputusan penting untuk hidup kita ke depan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Daftarkan email Anda untuk update terbaru dari QM!

Contact Us

Ingin mengundang QM untuk kegiatan di tempat Anda? Punya pertanyaan seputar literasi finansial? Tinggalkan pesan dan kami akan segera menghubungi Anda!

Our Location

Grand Wijaya Center Blok D No. 11
Jl. Wijaya II
Jakarta Selatan
Telp: (021) 293 294 08 / 09
Email: info@qmfinancial.com

Keep in Touch