Korporasi, Dana Rumah, Personal, Training

Karyawan Gaji UMR Pengin Beli Rumah? Kenapa Enggak?

Karyawan punya gaji UMR tapi punya mimpi beli rumah sendiri. Ya, kenapa enggak? Bisa kok, asalkan niat sudah kuat, jalan pasti akan selalu ada. Bener nggak sih?

Tapi, kan gaji UMR itu cuma cukup buat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari saja? Nggak juga, dengan pengelolaan keuangan benar dan konsisten, para karyawan mana pun bisa kok memiliki rumah sendiri, tahun ini.

Berikut beberapa hal yang harus disiapkan.

Gaji UMR Beli Rumah, Ini Harus Disiapkan

1. Fokus kumpulkan uang muka alias DP rumah

Punya Rumah di Usia 20-an: Memangnya Harus?

Karyawan punya gaji UMR bisa punya rumah sendiri. Bisa dong, kalau dapat warisan. Eh, nggak gitu juga sih, ini bukan soal privilege kok, tapi soal kita pegang kendali atas hidup kita sendiri.

Buat rencana matang, sejak dini. Gaji UMR bisa jadi adalah besaran gajimu sekarang, karena kamu baru saja mulai bekerja. First jobber, begitu istilahnya. Seiring waktu, mari kita berharap gajimu akan meningkat seiring jam terbang yang juga meninggi.

Yang harus kamu miliki adalah rencana step by step. Mulailah dengan memikirkan hal yang paling kecil dan pertama dari rencana pembelian rumah, yaitu menyiapkan DP rumah.

Berapa jumlah DP rumah yang harus disiapkan? Biasanya sih 15% untuk rumah pertama, ada juga yang kurang untuk tipe rumah yang lebih kecil. Kapan kamu butuh DP rumah ini? Dua tahun lagi, lima tahun lagi? Jadikan itu sebagai horizon waktu untuk mengumpulkannya.

2. Sisihkan di depan, dan investasikan di instrumen yang tepat

5 Tipe Kepribadian Pengelola Keuangan Pribadi: Kamu yang Mana?

Bagusnya, karyawan itu kan bisa dibilang punya penghasilan yang tetap. Setiap bulannya pasti menerima gaji. Kalaupun jumlahnya berbeda, itu biasanya karena adanya tunjangan tidak tetap, yang dihitung dari kehadiran.

So, enggak ada alasan untuk nggak bisa menyisihkan sebagian dulu di depan, begitu menerima gaji. Idealnya, tabungan dan investasi seharusnya 10% dari penghasilan rutin. Tetapi, tentu kamu bisa menyisihkan lebih banyak jika memang memungkinkan. Sesuaikan dengan kondisimu ya.
Jika memang kamu longgar, belum ada tambahan tanggungan, banyak hal yang bisa dihemat, fokuslah pada impian punya rumah sendiri meski gaji UMR.

Taruhlah simpanan untuk DP rumah ini di instrumen investasi yang tepat. Katakanlah, kamu butuhnya 2 tahun lagi, maka kamu bisa menempatkannya di instrumen investasi jangka pendek seperti Reksa Dana Pasar Uang atau deposito.

Jikalau kamu sekarang seorang first jobber, kemampuanmu untuk pulih jika terkena krisis masih tinggi, sehingga mungkin kamu perlu mempertimbangkan untuk menyimpannya di instrumen yang lebih agresif demi mendapatkan imbal yang lebih sepadan.

Tapi ingat ya, dahului dengan analisis yang cermat.

3. Siapkan skema cicilan

Karyawan Gaji UMR Pengin Beli Rumah? Kenapa Enggak?

Salah satu cara terbaik untuk karyawan dengan gaji UMR untuk bisa beli rumah sendiri adalah melalui KPR. Ada beberapa jenis KPR yang bisa dipilih, mau KPR konvensional atau KPR syariah. Tentunya, kamu harus mempelajari plus minus masing-masing produk dan kemudian membandingkannya satu sama lain. Dari sini, kamu bisa memilih skema mana yang paling sesuai dengan keuanganmu.

Selanjutnya, ya siapkan diri untuk skema cicilannya. Kalau kamu sudah terbiasa menyisihkan uang untuk DP rumah sebelumnya, tentu pada fase membayar cicilan ini, kamu juga tak akan terasa terlalu berat lagi.

Tapi ingat ya, besaran cicilan utang secara total tidak boleh melebihi 30% dari pengeluaran bulanan demi amannya.

Gaji UMR tidak berarti lantas tak boleh punya mimpi. Yang penting, kamu mau usaha dan belajar terus mengelola keuangan. Konsisten, itu kuncinya. Konsisten dengan tujuanmu, konsisten dengan caramu.

Cicilan KPR seharusnya enggak menjadi beban, justru menjadi motivasi kamu untuk bekerja dengan sebaik-baiknya. Kumpulkan insentif, bonus, dan penghasilan lain di luar gaji, agar cicilan tetap aman, keuanganmu secara keseluruhan setiap bulannya tetap terkendali.

Kalau perlu, ajak teman-teman sekantor untuk ngadain training keuangan bareng.

QM Financial punya silabus yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan keuangan karyawan dengan berbagai permasalahannya. Kami punya metode training karyawan yang dikemas interaktif dan fun. Hubungi kami melalui WhatsApp ke 0811 1500 688. Jangan lupa follow juga Instagram QM Financial untuk info-info kelas finansial online terbaru.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Daftarkan email Anda untuk update terbaru dari QM!

Contact Us

Grand Wijaya Centre Blok A no.3-4
Jl. Wijaya II, Pulo-Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Anda juga dapat menghubungi kami melalui:
WhatsApp/SMS/Call: 08111500688
Email: info@qmfinancial.com

atau silakan isi form kontak berikut:

    Berkarir bersama QM

    QM Financial memiliki mimpi mewujudkan masyarakat yang memiliki literasi keuangan agar berdaya secara finansial. Anda dapat mengirimkan CV dan menceritakan kenapa Anda tertarik untuk bergabung dengan kami serta bagaimana cara Anda dapat berkontribusi melalui surel ke hr@qmfinancial.com

    Keep in Touch