Personal

Mengapa Rencana Harta Waris Harus Dimulai Sekarang?

Warisan, atau harta waris, adalah istilah untuk menyebutkan barang atau hal-hal yang ditinggalkan oleh seseorang di masa hidup kepada keturunannya. Warisan ini–ketika si pemilik meninggal dunia–secara hukum, akan dibagikan kepada ahli waris yang berhak.

Namun, sering kita temui, kasus-kasus perebutan harta waris di antara para ahli waris hingga menimbulkan perselisihan, bahkan putusnya hubungan saudara ataupun keluarga. Sungguh rumit dan membuat miris.

Padahal, yang berlaku di Indonesia, kurang elok jika kita merencanakan harta waris ketika orang yang bersangkutan masih hidup dan sehat walafiat. Tabu! Pamali! Belum lagi urusan kerumitan hukumnya. Tetapi, kadang, demi kemaslahatan bersama, rencana harta waris ini sebaiknya dilakukan sejak dini.

Mengapa Rencana Harta Waris Perlu Dilakukan Sekarang?

Mengapa Rencana Harta Waris Harus Dimulai Sekarang?

1.Menghindari hilangnya atau tidak produktifnya aset

Kadang ada kondisi, ketika ahli waris belum cukup usia untuk dapat mengelola aset yang diwariskan oleh keluarga kepadanya. Misalnya saja, harta waris berupa bisnis dan kendaraan, sedangkan ahli waris adalah anak berusia 2 tahun.

Tanpa adanya rencana harta waris yang sudah dibuat, anak usia 2 tahun tersebutlah yang seharusnya mengelola bisnis dan kendaraan. Apakah mampu? Tidak. Ketika si anak sudah cukup usianya, aset sudah terlanjur rusak atau terbengkalai.

Surat Berharga Sebagai Aset Aktif: 3 Hal yang Harus Kamu Tahu

2.Memastikan aset terbagi dengan baik, dan bermanfaat

Aset seseorang bisa bermacam-macam bentuknya. Tapi tentu, tak semua orang bisa merasakan manfaatnya secara optimal, jika kita tidak membaginya sesuai apa yang terjadi sebenarnya.

Baik menurut hukum perdata maupun hukum Islam, setiap anggota keluarga punya proporsinya masing-masing dalam hal hak waris. Tapi kadang, ketentuan hukum ini tidak sesuai dengan kondisi kita yang sebenarnya. Dengan membuat rencana harta waris, kita dapat mengatur dengan lebih baik, sesuai dengan keinginan kita.

Pastikan setiap aset yang akan diwariskan bermanfaat untuk penerimanya.
Jangan lupa sertakan surat kuasa pencairan yang disahkan notaris untuk aset-aset yang melibatkan pihak ketiga, seperti perusahaan sekuritas, bank, atau manajer investasi, agar ahli waris lebih gampang dalam pengurusannya.

Keuangan Keluarga Juga Harus Lebih Baik di Tahun 2020 Ini

3.Meminimalkan konflik yang bisa terjadi

Sudah banyak kasus, ketika antara ahli waris saling bertikai memperebutkan harta waris. Bahkan ketika si pemilik aset sudah membuat surat waris pun, bisa saja masih ada perselisihan. Memang rumit urusan warisan ini.

Tetapi, bayangkan jika tidak ada rencana waris. Sepertinya bakalan makin ruwet, seperti hubungan sama mantan. #ehgimana

Dengan adanya rencana, setidaknya konflik yang terjadi bisa agak diminimalkan dan pengaruh negatifnya bisa ditekan. Setidaknya, perselisihan mungkin tidak begitu frontal lagi.

Lalu, apa yang harus dilakukan untuk mulai membuat rencana harta waris ini?

Kenapa Membuat Laporan Arus Kas Pribadi Itu Penting? Ini 5 Alasannya!

Pertama, lakukan inventarisasi aset, meliputi aset lancar (uang tunai, piutang, dan sebagainya), aset guna (rumah, mobil, dan sebagainya), serta aset investasi (surat-surat berharga, properti, bisnis, dan sebagainya).

Kedua, cek ke bank, sekuritas, dan lembaga pihak ketiga lainnya, apakah kita bisa mulai mengatur siapa yang berhak menerima aset kita yang ada pada mereka saat ini. Buatlah surat kuasa sekarang juga, dan urus pengesahannya ke notaris. Pastikan akses ke pihak ketiga ini sudah di-share ke orang-orang terdekat.

Ketiga, belajar tentang pembuatan rencana harta waris. Banyak kelas-kelas dan sumber-sumber belajar lain yang bisa dimanfaatkan. Salah satunya kelas online di QM Financial. Coba cek jadwalnya, apakah di bulan ini ada kelas waris seperti yang kamu butuhkan. Manfaatkan sebaik mungkin jika memang ada peluang, agar tak bingung ketika harus menyusun rencana harta waris.

Yes, membuat rencana harta waris bukan berarti mengharapkan meninggalnya seseorang lebih cepat. Tetapi, lagi-lagi, ini soal perlindungan dan pengamanan terhadap risiko keuangan yang bisa terjadi. Ingat, kita harus berharap yang terbaik, tetapi juga bersiap untuk yang terburuk. Itulah prinsip pengelolaan keuangan yang baik.

Stay tuned di akun Instagram QM Financial untuk berbagai update dan info seputar keuangan, agar kita lebih bijak dalam mengambil keputusan penting untuk hidup kita ke depan.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Daftarkan email Anda untuk update terbaru dari QM!

Contact Us

Grand Wijaya Centre Blok A no.3-4
Jl. Wijaya II, Pulo-Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Anda juga dapat menghubungi kami melalui:
WhatsApp/SMS/Call: 08111500688
Email: info@qmfinancial.com

atau silakan isi form kontak berikut:

    Berkarir bersama QM

    QM Financial memiliki mimpi mewujudkan masyarakat yang memiliki literasi keuangan agar berdaya secara finansial. Anda dapat mengirimkan CV dan menceritakan kenapa Anda tertarik untuk bergabung dengan kami serta bagaimana cara Anda dapat berkontribusi melalui surel ke hr@qmfinancial.com

    Keep in Touch