#QMTraining, Practical Tips

6 Langkah Praktis Memilih Asuransi Kesehatan Untuk Karyawan Perusahaan

Asuransi kesehatan adalah salah satu non cash benefit yang sangat dirasakan manfaatnya bagi karyawan perusahaan. Nggak heran, karena biaya pelayanan kesehatan relatif tinggi, apalagi biasanya fasilitas ini tidak hanya dinikmati oleh para karyawan, melainkan juga untuk keluarga karyawan.

Health checkup

Pertanyaan, “Bagusnya pakai asuransi kesehatan apa, ya?”, adalah pertanyaan yang seringkali terdengar. Walaupun kelihatan mudah dan sangat straightforward (mestinya nggak susah, kan ya.. tinggal menghubungi agen dari perusahaan asuransi, minta mereka menjelaskan program yang ditawarkan berikut perhitungan preminya, selesai, deh!)

Ternyata, prosesnya tidak sesederhana itu, terutama bagi kita yang tidak memiliki pengalaman dan keahlian di bidang asuransi. Untuk memperoleh manfaat yang optimal, simak langkah-langkah praktis berikut ini.

Mengumpulkan informasi

Dapatkan informasi sebanyak mungkin dari sumber-sumber yang terpercaya (informasi dari teman/kerabat, perencana keuangan independen, googling di internet, dan sebagainya) mengenai perusahaan penyedia jasa asuransi yang memiliki kredibilitas yang baik.

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, antara lain adalah:

  • Kualitas pelayanan, terutama dalam menangani proses klaim.
  • Jaringan penyedia layanan kesehatan (rumah sakit) yang bekerja sama dengan perusahaan asuransi tersebut. Pastikan perusahaan asuransi memiliki jaringan luas dan tersebar di seluruh Indonesia, terutama apabila perusahaan memiliki banyak karyawan selain di kota besar. Hal ini agar memudahkan karyawan ketika mereka memerlukan layanan kesehatan.
  • Kerjasama dengan BPJS Kesehatan, mengingat saat ini ada kewajiban BPJS Kesehatan bagi perusahaan.
  • Sistem penggantian klaim, cashless atau reimbursement. Biasanya sistem cashless lebih praktis, karena karyawan tidak perlu membayarkan terlebih dahulu biaya pengobatan. Sementara, sistem reimbursement mensyaratkan karyawan untuk terlebih dahulu membayar, baru kemudian diganti oleh perusahaan. Untuk biaya pengobatan yang cukup besar, sistem reimbursement mungkin akan membebani cashflow

 

Menentukan shortlist perusahaan asuransi.

Setelah mengumpulkan informasi yang cukup, pilah-pilih dan cek sana-sini, maka kita bisa melakukan shortlist, yaitu memilih beberapa perusahaan asuransi yang memenuhi kriteria-kriteria yang ditetapkan perusahaan.

 

Menyiapkan kelengkapan administrasi

Siapkan data-data yang diperlukan dan kirimkan kepada perusahaan asuransi.

 

Melakukan pertemuan awal dengan pihak asuransi.

Jadikan pertemuan ini untuk memperoleh informasi sebanyak-banyaknya mengenai jenis layanan, range premi asuransi, detail manfaat, serta syarat dan ketentuan pertanggungan. Apabila memungkinkan, libatkan juga pihak internal perusahaan yang memiliki skill khusus dalam hal ini, misalnya departemen finance (untuk memahami ilustrasi perhitungan) dan legal (untuk memahami syarat dan ketentuan asuransi, yang seringkali menggunakan kalimat yang cukup sulit dipahami oleh awam).

PENTING: Pastikan range premi asuransi sesuai dengan budget perusahaan.

 

Melakukan analisa mengenai perusahaan dan produk asuransi

Setelah pertemuan awal dengan pihak asuransi, lakukan analisa mendalam mengenai jenis layanan yang ditawarkan, range premi asurasi, detail manfaat, serta syarat dan ketentuan pertanggungan. Apabila ada hal-hal tertentu yang diinginkan, kita bisa meminta pihak perusahaan asuransi untuk mengajukan kembali proposal dengan beberapa alternatif sesuai kebutuhan kita.

 

Melakukan proses seleksi (screening process)

Setelah menemui beberapa perusahaan asuransi dan memperoleh informasi yang sudah disesuaikan dengan keinginan perusahaan, maka kita masuk ke langkah terpenting, yaitu screening process, untuk menentukan pilihan perusahaan asuransi.

Hal-hal yang bisa dijadikan pertimbangan, antara lain:

  • Fleksibilitas produk, untuk memberikan manfaat sesuai kebutuhan.
  • Masa tunggu. Pilih produk yang tidak memiliki masa tunggu, atau yang paling singkat masa tunggunya.
  • Premi asuransi, pastikan sesuai dengan budget perusahaan dengan coverage yang baik. Sedapat mungkin jatuhkan pilihan yang bersifat value for money, artinya manfaat optimum dengan premi yang sesuai.

 

Nah, semoga langkah-langkah praktis ini dapat membantu Anda dalam memilih produk asuransi kesehatan di perusahaan. Jangan lupa, non-cash benefit yang berkualitas akan berdampak positif pada kinerja karyawan. Happy employees are productive employees!


 

#QMTraining adalah program pelatihan interaktif untuk karyawan di perusahaan. Anda dapat menyusun program bersama konsultan dan pembicara dari QM Financial agar sesuai dengan kebutuhan literasi finansial Anda.

Hubungi kami melalui email: info@qmfinancial.com atau isi formulir pada laman KONTAK


 

SHARE THIS ARTICLE

Diskusi yuk!

Be the First to Comment!

Notify of
avatar

wpDiscuz

Daftarkan email Anda untuk update terbaru dari QM!

Contact Us

Ingin mengundang QM untuk kegiatan di tempat Anda? Punya pertanyaan seputar literasi finansial? Tinggalkan pesan dan kami akan segera menghubungi Anda!

Our Offices

Grand Wijaya Center Blok D No. 11
Jl. Wijaya II
Jakarta Selatan
Telp: (021) 293 294 08 / 09
Email: info@qmfinancial.com

Gedung Spazio Lt 6 Unit S632
Kompleks Graha Festival
Jl Mayjen Yono Soewoyo Kav 3
Surabaya 60226, Indonesia
Telp: (031) 99001241
Email: surabaya@qmfinancial.com

Keep in Touch