#QMPlan, Practical Tips

#AskQMPlanner: Apa Sih Obligasi?

Pembahasan seputar obligasi kembali muncul karena awal Maret 2016, Pemerintah kembali menerbitkan Sukuk Ritel seri 008 atau SR-008. Sukuk adalah obligasi berdasarkan prinsip syariah sehingga untuk memahami sukuk, kita perlu memahami obligasi.

document-428338_1920

Jadi, apa sih obligasi? Sederhananya, obligasi adalah surat utang yang diterbitkan perusahaan atau negara yang memuat janji bahwa pihak penerbit akan mengembalikan dana pokok yang diinvestasikan pada saat jatuh tempo ditambah dengan bunga/kupon yang dibayarkan secara berkala dengan besar dan jangka waktu yang disepakati. Obligasi konvensional yang diterbitkan pemerintah kepada masyarakat ritel dikenal dengan nama ORI atau Obligasi Ritel Indonesia sedangkan obligasi syariah dikenal dengan sebutan Sukri atau Sukuk Ritel Indonesia.

Akan lebih mudah memahami obligasi dengan contoh. Berikut adalah ilustrasi untuk SR-008.

Nama SR-008
Jangka Waktu 11 Mar 2016 – 11 Mar 2019 atau 3 Tahun
Pembayaran Kupon Setiap tanggal 10 tiap bulan
Besar Kupon 8.3% per tahun
Min. Pembelian IDR5 juta dan kelipatannya
Pajak 15%
Ilustrasi untuk

Pembelian IDR20 juta

Kupon /bulan = 20.000.0000 x 8.3% x (1/12) x (1 – 15%)

= 117.583

Total sampai jatuh tempo = 20.000.000 + (117.583 x 12 x 3)

= 24.233.000

Saat diterbitkan, kupon obligasi selalu lebih tinggi dari tingkat bunga deposito yang berlaku saat itu. Namun, karena obligasi adalah produk investasi, maka ada resiko yang menyertai potensi imbal hasilnya.

Resiko pertama adalah jika Anda menjual obligasi sebelum jatuh tempo dan harga obligasi sedang turun, maka Anda akan menerima dana kurang dari investasi pokok Anda. Resiko kedua adalah gagal bayar oleh penerbit obligasi.

Di sisi lain, obligasi mempunyai kelebihan yaitu memberikan pendapatan tetap dan ada potensi capital gain jika dijual ketika harga pasarnya sedang naik.

Sama seperti produk keuangan lainnya, dalam rencana keuangan, penggunaan obligasi tergantung pada tujuannya. Contoh penggunaan obligasi misalnya sebagai salah satu sumber penghasilan bulanan yang returnnya lebih tinggi dari deposito. Atau, sebagai alternatif investasi di RD Pasar Uang atau deposito untuk tujuan jangka pendek. Jika digunakan sebagai investasi pengganti reksadana atau deposito, tetap investasikan bunganya agar hasil investasi lebih optimal.

Semoga bermanfaat.

Yasmeen Danu, CFP / QM Planner

TOPICS

SHARE THIS ARTICLE

Diskusi yuk!

Be the First to Comment!

Notify of
avatar

wpDiscuz

Daftarkan email Anda untuk update terbaru dari QM!

Contact Us

Ingin mengundang QM untuk kegiatan di tempat Anda? Punya pertanyaan seputar literasi finansial? Tinggalkan pesan dan kami akan segera menghubungi Anda!

Our Offices

Grand Wijaya Center Blok D No. 11
Jl. Wijaya II
Jakarta Selatan
Telp: (021) 293 294 08 / 09
Email: info@qmfinancial.com

Gedung Spazio Lt 6 Unit S632
Kompleks Graha Festival
Jl Mayjen Yono Soewoyo Kav 3
Surabaya 60226, Indonesia
Telp: (031) 99001241
Email: surabaya@qmfinancial.com

Keep in Touch