| Bilang gini aja : Lo pikir gue oon ya? |
| Monday, 11 February 2008 | |
|
7.15 senin pagi. Gue lagi di jalan, macet di tol jagorawi, hujan deras sekali di sekitar TMII. Pandji habis muterin lagu rap nya di Hard Rock FM. We’re so happy for you Nji! Gue langsung cubit cowok ganteng yang duduk sebelah gue (ya maap, kalo bukan bini nya sendiri siapa yang mau ngaku dia ganteng dong hihihi),”Sayang harus beli yang asli ya!!” Lagi happy-happy begini, iklan sebuah bank dengan enteng menyarankan kita mencicil semua nya… aaaaaaaaaaaaaaaaaaaarggh… Nah yang model gini neh jebakan batman. Kalau ada penerbit kartu yang menyarankan : cicil aja semuanya, mulai dari belanja bulanan sampe liburan. Lo udah tau kan jawabannya? Jawab begini : Lo pikir gue oon ya? Kalau habis belanja bulanan, ada aja orang credit card yang nyamperin dan bilang : ”Dicicil aja bu???” Orang itu pasti akan gue semprot dengan cara itu hehehehe... Kasar? Seriously, if they want you to put your grocery shopping and your holiday into installment, they are insulting your intelligence. Jadi, kata ‘oon’ udah cukup sopan untuk penerbit kartu seperti itu. Siapa tuh orang product development nya i know you read this blog. I challenge you! If you yourself put your grocery bill into installments, how smart is that mate? Hehehe ![]() Lo akan terlalu sibuk mencicil beras yang sudah habis 3 bulan lalu, atau liburan ke Bali yang sudah berakhir 6 bulan yang lalu. Jadi lo gak akan punya uang lagi untuk investasi regular. Soon you’ll lose control over your money, and also your future... Kok gak dipikirin ya bikin promosi kayak gitu? I love my credit cards and I will continue to use it extravagantly. And I have the money to pay it off at due date. And I still have 30% of our income going into regular investments. Tapi kalo promo di radio, di tv sampe udah ada kartu yang ngajakin orang untuk ngutangin beras, menurut gue udah keterlaluan. Sedih banget… Tapi Win, kan kita bantuin banknya bikin profit. Jadi pegawai bank bisa makmur. Eh permisi ya. Kalo lu nunggak bayaran, gak ada pegawai bank yang akan bantuin lu. Kalau lu gak punya uang untuk bayar uang pangkal anak masuk TK, gak ada pegawai bank yang akan bantuin lu. Kalau pensiun melarat, gak akan ada pegawai bank yang akan bantuin lu. Below is the email I sent to the team of that particular credit card issuer. Just let me take the heat. I’m so pissed off right now. I showed the email to Don, he gave me a devilish smile and said, “I know just the person you should send it to…” Dear Sir/Madam, |
| < Prev | Next > |
|---|
i know you read this blog. I challenge you! If you yourself put your grocery bill into installments, how smart is that mate? Hehehe 