Career Coach

You Eat What You Kill!

Expert Section memuat berbagai artikel yang ditulis oleh penulis tamu yang terdiri dari para praktisi terkemuka.Salah satunya praktisi pilihan QM adalah Rene Suhardono – pengasuh acara Career Coach di 87.6 Hard Rock FM. Artikel berikut pernah dipublikasikan di Hard Rock FM Career Highlights.

Sebagian besar email yang masuk ke CareerCoach bertanya soal gaji. Rene, gimana caranya supaya gaji gue naik dua kali tahun ini. Hi Coach, saya underpaid di tempat kerja sekarang, musti gimana ya? Atau gong nya: Gue udah kerja banting tulang bertahun-tahun di perusahaan, tapi gaji segitu-segitu saja.

Menjawab itu semua komentar saya cuma satu: apa kontribusi HardRockers sehingga HardRockers merasa layak dapat kenaikan gaji 2x setahun?

Duit memang perkara sensitive, terlebih soal mata pencarian. Kita terbiasa untuk hanya peduli pada job description alias kerjaan wajib dan uang yang masuk ke rekening kita setiap bulan. Kita terlatih menjadikan diri kita bagian terkecil dari sebuah mesin besar bernama perusahaan.

Jarang sekali kita ingat konsep: You eat what you kill. Maksudnya apakah HardRockers TAHU asal gaji HardRockers darimana? Maaf, pertanyaan yang tepat seharusnya, apakah HardRockers PEDULI asal gaji HardRockers yang diperoleh tiap bulan itu?

Apakah karena HardRockers bukan pemilik perusahaan, pertanyaan ini tidak relevan?

Semakin kita tahu dan PEDULI asal muasal gaji kita, semakin besar pula keterlibatan kita dalam prosesnya. Kepedulian dan partisipasi ini adalah langkah awal membangun karir yang luar biasa. Kepedulian akan menjadikan HardRockers Rockstars pada bidang masing-masing.

Kepedulian juga adalah kontribusi utama kita bagi diri sendiri untuk tidak melepaskan kendali karir kita kepada orang lain atau perusahaan.

Jangan ragu untuk mengusulkan hal-hal baru berkenaan dengan mekanisme penggajian. Jangan cuma nunggu. Jangan cuma minta naik gaji. Pokoknya jangan cuma pasif.

Coba rancang system insentif berdasarkan pencapaian target baik penjualan ataupun efisiensi biaya. Biasakan positif dan terbuka untuk mengkomunikasikannya kepada manajemen. Kalau HardRockers kontribusi 100, masak perusahaan akan menolak membagi 1% atau 5% atau 10% atau 20%?

Coba deh dipikir sekali lagi. Ingat, you eat what you kill! Be a Rockstar!

Rene Suhardono

Managing Partner – AMPROP HEVER Jakarta

TOPICS


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Daftarkan email Anda untuk update terbaru dari QM!

Contact Us

Hubungi kami melalui:
WhatsApp/SMS/Call: 08111500688
Email: info@qmfinancial.com

atau silakan isi form kontak berikut:

Berkarir bersama QM

QM Financial adalah sebuah perusahaan perencana keuangan independen yang terus berkembang. Jika Anda memiliki passion dalam perencanaan keuangan, Anda dapat mengirimkan CV dan menceritakan kenapa Anda tertarik untuk bergabung dengan kami serta bagaimana cara Anda dapat berkontribusi melalui surel ke hr@qmfinancial.com

Keep in Touch