Mohammad B. Teguh

Summary tweet #AsuransiSyariah 10 Sep’12

Berikut ini merupakan summary tweet #AsuransiSyariah oleh @Mohammad_Teguh pada 10 September 2012

Sekarang ini kita bahas tentang #AsuransiSyariah, besok kita bahas tentang #BankSyariah deeeh.. @iTenno 

Asuransi itu apa siih? Asuransi adalah perlindungan keuangan jika terjadi musibah pada diri kita (peserta asuransi). #AsuransiSyariah 

Jadi, fungsi Asuransi adalah untuk “proteksi” secara “Financial”. Pengertian ini penting! karena banyak yang salah memaknainya. #AsuransiSyariah 

Iya.Asuransi itu Proteksi Finansial. Asuransi Jiwa bukan memproteksi jiwa, tapi melindungi risiko finansial (bagi ahli waris). #AsuransiSyariah 

Nah, sekarang apa itu #AsuransiSyariah? apa bedanya dengan Asuransi Konvensional?

Singkatnya, #AsuransiSyariah adalah sistem asuransi yang sesuai dengan prinsip- prinsip Syariah. Yang tidak melanggar larangan- larangan dalam Muamalah

Prinsip Utama #AsuransiSyariah adalah “Sharing of Risk” sementara Asuransi Konvensional berprinsip “Transfer of Risk”.. Apa bedanya?

Asuransi Konvensional itu “Transfer of Risk”, artinya risiko finansial karena musibah dialihkan ke perusahaan asuransi. #AsuransiSyariah 

Transfer of Risk dalam Asuransi itu tidak dibenarkan secara syariah, karena sama saja “jualbeli” risiko. #AsuransiSyariah

Risiko adalah sesuatu yang tidak pasti. Jual beli atas sesuatu yang tidak pasti itu tidak dibenarkan dalam syariah. #AsuransiSyariah 

Maka Transfer of Risk yang merupakan prinsip dasar asuransi konvensional itu tidak dibenarkan secara Syariah. #AsuransiSyariah

Sedangkan #AsuransiSyariah itu adalah sharing of Risk. berbagi risiko diantara sesama peserta asuransi

Artinya, peserta #AsuransiSyariah membayar iuran bersama dengan peserta lain dan merelakannya untuk diberikan kepada peserta lain jika terkena musibah

Sama persis seperti iuran duka di lingkungan RT, dimana uang itu akan diberikan apabila ada warga RT yang meninggal dunia. #AsuransiSyariah 

Disebut “Sharing of Risk” karena uang klaim itu berasal dari uang peserta. para peserta sepakat untuk berbagi risiko. #AsuransiSyariah 

Jadi, dalam #AsuransiSyariah, posisi Perusahaan asuransi hanya sebagai “pengelola” uang peserta. bukan sebagai pihak yang “menanggung”

Iuran premi (biasa disebut tabaru’) itu dihimpun dalam pool of fund. bukan sebagai pendapatan perusahaan #AsuransiSyariah

Sementara,dalam Asuransi Konvensional. premi itu sebagai income perusahaan asuransi. maka kalau ada klaim mereka harus bayar dari uang mereka… #AsuransiSyariah 

Karena dalam #AsuransiSyariah posisi Perusahaan adalah sebagai pengelola, maka income-nya adalah dari fee pengelolaan dana itu

Karena uang premi yang dibayar peserta #AsuransiSyariah perlu pihak yang mengelola dan mengadministrasikan, Di sinilah peran Perusahaan asuransi

Dana yang terkumpul dalam pool of fund (dana tabaru’) dikelola oleh perusahaan #AsuransiSyariah termasuk bisa diinvestasikan

karena dana tabaru’ itu bisa diinvestasikan, perusahaan #AsuransiSyariah berbagi hasil dengan peserta. itulah kenapa kalau tidak ada klaim ada return

Investasi yang dilakukan oleh perusahaan #AsuransiSyariah atas dana Tabaru’ itu bukan berarti itu jenisnya menjadi unit link yaa…

beda investasi dari Tabaru’ dengan unit link adalah, dari awal premi yang dibayarkan ada yang untuk premi dan ada yang untuk investasi. #AsuransiSyariah 

Jadi beda banget khan filosofi #AsuransiSyariah dan Asuransi Konvensional… Jika ada yang kurang jelas, boleh lho diskusi…

Q1. @InteComm kalau berdagang? RT @Mohammad_Teguh: Risiko adalah sesuatu yang tidak pasti. Jual beli atas sesuatu yang tidak pasti itu tidak dibenarkan dalam syariah #AsuransiSyariah

A1. @InteComm berdagang khan bukan jualan risiko… tapi berjualan barang yang ada (bukan fiktif). Syarat jualbeli itu harus ada barangnya #AsuransiSyariah

 

A2a. @InteComm risiko itu tidak dilarang. yang dilarang adalah “jualbeli risiko” RT Q2a. @InteCommTapi ada risknya juga kalau tidak laku? #AsuransiSyariah 

Q2b. @InteComm boleh kasih contoh? #AsuransiSyariah

A2b. @InteComm Bisnis itu beresiko. Tapi boleh. kalau jual beli barang fiktif itu dilarang. Bisnis yang usahanya jualbeli fiktif dilarang. Risk fiktif. komoditas kalo ada barangnya tdk fiktif. tapi kl “index” itu fiktif. Bisnis asuransi konvensional itu jual beli risk, padahal itu tidak pasti. Dalam bahasa syariah disebut Gharar #AsuransiSyariah

 

A3. @vikharamadhani Klaim itu cost bagi asuransi konvensional. maka diambil dari Cash-nya perusahaan (dan re-asuransi) RT Q3. @vikharamadhani klaim disini dan maksud dari uang mereka itu gimana ya? #AsuransiSyariah

 

Q4. @lusichan dan asuransi syariah apakah sudah ditentukan juga Uang Pertanggungan (UP) yang akan didapatkan? #AsuransiSyariah

A4. @lusichan Iya, UP bisa ditentukan. karena akan berpengaruh pada kontribusinya (Dana tabarru’-nya).. #AsuransiSyariah

 

A5. @desylittlebig dari sisi manfaat bisa sama saja. Kalau itu biasanya tergantung produk asuransinya RT Q5. @desylittlebig Kalau dari segi manfaatnya buat peserta, ada bedanya gak konvensional dan syariah? #AsuransiSyariah

 

A6. @desylittlebig Iya. Ada jiwa ada kesehatan juga RT Q6. @desylittlebig Asuransi Syariah ada jiwa dan kesehatan juga?

 

A7. @mulyanadika pilih aja RD yg syariah… insya Allah sesuai ajaran agama RT Q7. @mulyanadika Berarti kalau investasi di reksadana dilarang agama? #AsuransiSyariah

Mohammad Teguh| Planner| @Mohammad_Teguh

TOPICS


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Daftarkan email Anda untuk update terbaru dari QM!

Contact Us

Grand Wijaya Centre Blok A no.3-4
Jl. Wijaya II, Pulo-Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Anda juga dapat menghubungi kami melalui:
WhatsApp/SMS/Call: 08111500688
Email: info@qmfinancial.com

atau silakan isi form kontak berikut:

    Berkarir bersama QM

    QM Financial memiliki mimpi mewujudkan masyarakat yang memiliki literasi keuangan agar berdaya secara finansial. Anda dapat mengirimkan CV dan menceritakan kenapa Anda tertarik untuk bergabung dengan kami serta bagaimana cara Anda dapat berkontribusi melalui surel ke hr@qmfinancial.com

    Keep in Touch