Planner Blog, PLANNERS BLOG

Bertahan hidup di negara lain

Kethy

 

Halo semua,

Akhir bulan Agustus lalu, saya pindah ke negara baru yaitu Jepang, mengikuti suami yang sudah lebih dulu bekerja di sini. Selama tinggal disini, ada banyak kebiasaan baru yang saya pelajari.

Saya share ya yang berkaitan dengan finansial, semoga berguna untuk yang mempersiapkan diri pindah ke negara lain :

  1. Do-it -Yourself. Karena tidak  mungkin memiliki maid atau asisten rumah tangga sehingga belanja, masak, laundry, setrika semua dikerjakan sendiri. Karena saya bekerja paruh waktu dan suami bekerja full-time, kami harus pintar mengatur waktu untuk mengerjakan semuanya. Berat? Buat saya tidak, karena dengan melakukan ini kami jadi lebih menghargai waktu dan tentunya lebih menghargai asisten rumah tangga di Indonesia, ternyata tidak mudah mengerjakan semua ini.
  2. Be smart with money. Find a way to earn more! Ini berlaku di mana saja, tapi lebih penting ketika berada di luar negeri. Negara tempat saya tinggal kebetulan adalah negara dengan biaya hidup tertinggi kedua di dunia.  Saya bukan tipe orang yang terlalu suka berhemat gila-gilaan, kan hidup perlu dinikmati juga ya :) jadi begitu tahu ada rencana akan pindah, saya mulai mencari pekerjaan. It can be anything! Tak perlu gengsi kalau pekerjaannya bukan kerja kantoran seperti di Jakarta.  Saya kebetulan bekerja menjadi guru bahasa Inggris, tapi ada teman yang buka catering, jadi hairdresser, padahal tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya.
  3. Manfaatkan apa yang ada. Selama di sini, saya selalu memakai transportasi umum bukan mobil pribadi sehingga otomatis tidak keluar biaya bahan bakar, asuransi, maintenance, dan lainnya. Di negara lain, biaya sekolah  kebanyakan gratis dengan kualitas yang bagus.  Jadi sebenarnya banyak yang bisa dihemat juga, tidak selamanya tinggal di luar negeri itu lebih mahal. Selisih dari hal-hal di atas bisa dialokasikan untuk investasi dana pensiun.  Investasi di mana? Ya di Indonesia sesuai rencana keuangan :)
  4. Beli yang perlu aja. Sounds so cliché, but it’s true. Disini untuk membuang perabotan atau barang elektronik saja perlu membayar! Sehingga sebelum membeli apa pun perhitungkan dulu apakah benar perlu atau tidak. Untuk grocery shopping, saya sarankan tidak usah membeli dalam jumlah besar karena makanan di sini cenderung tidak tahan lama karena banyak yang organik dan tidak memakai pengawet. Lebih baik bahan makanan langsung dimasak, dihabiskan lalu belanja lagi.
  5. Last but not least, enjoy the shopping experience! Di sini kalau sedang sale sangat menggiurkan, bukan sale tipuan yang harga dinaikan terlebih  dahulu baru kemudian diturunkan :) Terkadang  membeli barang secara online harganya bisa lebih murah.

That’s it! Tinggal sendiri jauh dari zona nyaman buat saya adalah pengalaman yang tidak ternilai dengan uang, banyak sekali yang bisa dipelajari :)

Salam,

Kethy| Planner| @yuanitachrista

TOPICS


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Daftarkan email Anda untuk update terbaru dari QM!

Contact Us

Grand Wijaya Centre Blok A no.3-4
Jl. Wijaya II, Pulo-Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Anda juga dapat menghubungi kami melalui:
WhatsApp/SMS/Call: 08111500688
Email: info@qmfinancial.com

atau silakan isi form kontak berikut:

Berkarir bersama QM

QM Financial memiliki mimpi mewujudkan masyarakat yang memiliki literasi keuangan agar berdaya secara finansial. Anda dapat mengirimkan CV dan menceritakan kenapa Anda tertarik untuk bergabung dengan kami serta bagaimana cara Anda dapat berkontribusi melalui surel ke hr@qmfinancial.com

Keep in Touch