Articles

#FinClic Kebiasaan Pekerja yang Rentan Terjebak Utang

Halo planners!

Financial Clinic (#FinClic) awalnya merupakan sebuah talkshow radio pada tahun 2006 di salah satu radio di Jakarta, Bandung dan Surabaya serta Bali. Kemudian berkembang menjadi #FinClic seminar series, #FinClic Tweet series di twitter dan sekarang Instagram live setiap Senin malam jam 19:00. #FinClic pada pertengahan tahun 2018 sampai detik ini berkembang menjadi kelas finansial online melalui aplikasi zoom yang dinamakan Financial Clinic Online Series (FCOS).

Saat ini kita sudah memasuki bulan November 2019, apakah resolusi #2019LunasiUtang sudah dilakukan? Menurut polling yang dilakukan di Instagram QM Financial, ada sekitar 47% yang masih terjebak utang.

Seringkali di media sosial QM Financal berupa Instagram, kami menerima direct message pertanyaan mengenai, “bagaimana menghadapi debt collector yang menelepon ke kantor untuk menanyakan perihal utang rekan kerja melalui pinjaman online?”

Apakah berutang merupakan sesuatu hal yang salah? Terkadang untuk hal tertentu kamu diperbolehkan untuk berutang apalagi untuk hal yang produktif, contohnya berutang untuk membeli aset yang nilainya besar seperti tanah atau rumah.

Yang perlu diwaspadai adalah jika kamu berutang untuk barang atau jasa yang bersifat konsumtif karena membuat pekerja rentan terjebak utang.

Begini kebiasaan pekerja yang rentang terjebak utang,

Penggunaan kartu kredit yang kurang bijak

Kemudahan bertransaksi melalui kartu kredit seringkali membuat penggunanya terlena padahal jenis pembayaran ini hanya menunda waktu dan harus dibayarkan secara penuh saat tagihan datang. Penggunaan kartu kredit yang kurang bijak seperti menggunakannya untuk liburan padahal Dana Liburan kamu tidak ada tentunya akan membuat kamu terjebak dalam utang kartu kredit. Berani gesek, berani bayar dong karena tidak ada solusi magis untuk melunasi utang kartu kredit!

Baca juga: #FinClic Bebas Utang

Bocor ambyar karena jajan boba drink dan nongkrong

Kemudahan bertransaksi melalui financial technology memanjakan kita sekaligus menjerumuskan. Hampir setiap hari saya melihat rekan kerja yang tergoda untuk jajan boba drink yang sedang promo untuk harga pembelian maupun ongkos kirimnya. Mungkin saat pertama kali kamu memang mengejar promo boba drink tersebut namun kadang kala ada syarat dan ketentuan yang berlaku untuk minimal pembelian sehingga kamu mulai menambahkan jajanan lain seperti kue ke dalam pesananu. Jadi, kalau dihitung, pengeluaran yang kamu keluarkan untuk membeli boba drink yang sedang promo, jumlahnya sama saja dengan uang yang kamu keluarkan untuk membeli boba drink saat tidak promo.

Selain keuangan yang terganggu, jajan boba setiap hari juga bisa menimbulkan masalah baru, yaitu masalah kesehatan. Coba deh kamu perhatikan lagi kadar gula yang terkandung di dalam boba drink, jangan sampai terkena diabetes karena gaya hidupmu ya!

Baca juga: Menghitung pengeluaran bubble drink bisa jadi apa?

Terjebak jadi sandwich generation

Salah satu hal yang membuat sedih adalah ketika kamu harus berutang untuk menutupi utang yang dilakukan oleh orangtua. Sebagai anak yang berbakti tentunya kamu ingin menolong orang tua lepas dari jeratan utang namun bukan dengan menciptakan utang baru. Perkara uang memang sensitif namun agar kamu tidak terjebak menjadi sandwich generation kamu perlu ngobrol soal keuangan terutama utang dengan orangtuamu. Mana tahu, ternyata selama ini orangtuamu memiliki aset yang cukup untuk membayar utang mereka.

Baca juga: #FinClic Sandwich Generation

Tidak memiliki Dana Darurat dan Proteksi yang cukup

Di QM Financial, kami selalu menekankan pentingnya fungsi Dana Darurat dan Proteksi di dalam perencanaan keuanganmu. Ada hal-hal darurat yang menyebabkan kamu perlu mengeluarkan uang dalam jumlah yang besar dan di sinilah fungsi Dana Darurat sehingga kamu tidak perlu berutang. Begitu halnya dengan sakit, kamu perlu proteksi yang cukup agar biaya pengobatan tidak mengganggu keuanganmu. Mirisnya, kini ada pinjaman online yang dapat membayarkan tagihan biaya pengobatan karena kamu tidak memiliki asuransi kesehatan. Biaya pengobatan merupakan biaya yang nilainya cukup besar dan dapat mempengaruhi kondisi cashflow dan keuangan kamu sehingga kamu perlu memiliki proteksi berupa asuransi kesehatan.

Terus follow instagram QM Financial serta twitter @QM_Financial. Ada juga #FinClic dan IG Live yang seru setiap Senin!

Kalau kamu ingin belajar tentang perencanaan keuangan lebih lengkap sebagai salah satu resolusi keuangan di 2019, yuk ikutan Financial Clinic Online Series di event.qmfinancial.com

-Honey Josep-

TOPICS


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Daftarkan email Anda untuk update terbaru dari QM!

Contact Us

Ingin mengundang QM untuk kegiatan di tempat Anda? Punya pertanyaan seputar literasi finansial? Tinggalkan pesan dan kami akan segera menghubungi Anda!

Our Location

Grand Wijaya Center Blok D No. 11
Jl. Wijaya II
Jakarta Selatan
Telp: (021) 293 294 08 / 09
Email: info@qmfinancial.com

Keep in Touch